Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Menjalin tali silaturahmi sesama anggota, DPP LSM Gada Sakti Nusantara (GANAS) menggelar rapat kerja (raker) tahunan, di Pantai Tanjung Baru Kabupaten Karawang, Sabtu (05/10/2024). Ratusan Anggota tampak hadir dalam acara tersebut serta diikuti jajaran pengurus DPP LSM Ganas.
Ketua Umum DPP LSM Ganas Brian Shakti memaparkan, Raker tahunan ini untuk membahas langkah-langkah kedepannya.
“Hari ini saya selaku ketua umum LSM Ganas melakukan kegiatan Rapat kerja tahunan atau Raker untuk memperat tali silahturahmi dengan para anggota, dan sekaligus membahas tentang kedepanya, LSM Ganas harus bisa mementingkan masyarat,” cetus Brian Shakti.
Ia mengatakan, kepada seluruh anggota dirinya selalu mengingatkan, LSM Ganas ini adalah wadah untuk berorganisasi agar bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Kabupaten Bekasi.
“Siapapun yang tergabung dalam organisasi LSM Ganas kita semua adalah keluarga, mari saling bahu membahu untuk saling membantu dan saling menjaga, serta tanamkan dalam hati bahwa setiap permasalahan selalu ada solusi,” terangnya.
“Sesuai tema yang dipakai yaitu, LSM Ganas : Siap Memerangi, Memberantas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme,” tambahnya.
Brian Shakti juga memberikan edukasi kepada para anggotanya untuk selalu menjunjung tinggi kedaulatan hukum dimana pun berada, selalu kritisi dalam segala persoalan, jika memang putih katakan putih dan jika memang hitam ucapkan hitam.
“Menyikapi suatu persolan itu jangan lah secara gegabah, adanya aduan dari nara sumber wajib hukumnya untuk dikaji terlebih dahulu, berkonsultasi, agar mampu memahami dan tidak salah melangkah,” ujarnya.
Brian juga menegaskan, bahwa LSM Ganas siap menjadi garda terdepan untuk mengkritik pemerintah, saat kebijakan yang dilakukan tidak berpihak kepada masyarakat.
“Banyak persoalan yang harus di benahi di Kabupaten Bekasi, dimana hal itu dilakukan oleh oknum oknum pejabat yang merasa berkuasa, rakus akan kekuasaan, disini LSM Ganas tidak akan segan segan melakukan langkah hukum apa bila hal itu merugikan masyarakat.” tegasnya.
Dirinya juga berharap, kepada APH yang ada di wilayah hukum Kabupaten Bekasi agar tidak pandang bulu dalam menangani kasus perkara kejahatan dan lebih berani mengungkap kejahatan terutama para oknum pejabat koruptor yang merugikan Kabupaten Bekasi.
“Berani korupsi berarti siap masuk bui, APH wajib tegas terhadap oknum pejabat yang merugikan Kabupaten Bekasi, adanya laporan informasi serta pemberitaan atas adanya dugaan korupsi yang dilakukan oknum pejabat, sebetulnya itu merupakan celah masuk bagi APH untuk lebih mendalami setiap persoalan,” tegasnya.
Di sisi lain, lanjut dia, menjelang Pilkada tahun 2024 ini, siapapun yang menjadi pemimpin, diharapkan mampu memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bekasi, penyerapan tenaga kerja warga lokal, bidang kesehatan, pendidikan, pertanian dan pembangunan infrastruktur yang merata di setiap wilayah.
“Semoga pemimpin Kabupaten Bekasi kedepan adalah orang yang amanah, mampu membawa Kabupaten Bekasi lebih baik lagi, perlu diketahui setiap orang memiliki sejuta harapan, dimana harapan itu ingin menjadikan kenyataan.” pungkasnya.

















