Triberita.com ǀ Kabupaten Bekasi – Area persawahan di Kabupaten Bekasi terancam kekeringan dampak dari kemarau panjang. Untuk mengatasi ratusan hektar lahan pertanian yang terancam kekeringan di wilayah Kecamatan Sukatani, Pemerintah Kabupaten Bekasi menurunkan tim dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) dan Dinas Pertanian.
Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengungkapkan, Tim Dinas SDABMK dan Dinas Pertanian tersebut untuk mengambil langkah-langkah, seperti mengecek kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk irigasi.
Menurut Dani Ramdan, kekeringan lahan pertanian harus disikapi dan ditindaklanjuti dengan cepat. Karena puso pertanian menjadi bencana bagi petani dan masyarakat.
“Ya, saya sudah turunkan tim dari SDA untuk survei, mengecek kebutuhan anggarannya, perbaikannya seperti apa, karena belum tersedia anggarannya, untuk irigasi tersier dan sekunder itu baru tahun depan, tapi karena ini keadaan mendesak, kita akan turunkan anggaran BTT (Belanja Tak Terduga),” ungkap Dani Ramdan.
“Jumlah 700 hektar bukan angka yang sedikit. Jadi saya beranikan diri, sesuai dengan tagline berani, untuk menurunkan anggaran BTT,” imbuhnya
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan hal tersebut beberapa waktu lalu menghadiri Rembuk Utama Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Pengukuhan Pengurus KTNA Kecamatan se-Kabupaten Bekasi, di Aula Babinsa, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat.
Selama ditugaskan di Kabupaten Bekasi, Dani Ramdan mengaku telah memahami ada beberapa hal di sektor pertanian yang terus dioptimalkan. Seperti kebutuhan air, pupuk, sarana industri hingga kebutuhan pemasaran.
Karena diketahui bahwa pertanian di Kabupaten Bekasi membutuhkan air, sehingga Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mengoptimalkan dalam menjaga pasokan air pertanian.
“Memang tantangannya lebih sulit, tetapi kalau ada kemauan kita untuk berupaya, saya yakin akan ada jalan,” ungkapnya.
Sementara di kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Abdillah Majid menyampaikan, Dinas Pertanian bekerjasama dengan DSDABMBK berupaya menanggulangi dampaknya kekeringan yang terjadi di Kecamatan Sukatani.

















