Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaPemilu2024

Tim Gabungan Pemkab Bekasi Turunkan APK, Masa Tenang Pemilu 2024

305
×

Tim Gabungan Pemkab Bekasi Turunkan APK, Masa Tenang Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK) di Jalan Raya Industri Pasir Gombong oleh Tim Gabungan Satpol PP (Foto: Yusup)

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Pesta demokrasi Pemilu Di seluruh Indonesia yang diselenggarakan pada Rabu 14 Februari 2024 tinggal menghitung hari.

Memasuki masa tenang, semua Alat Peraga Kampanye (APK) di Kabupaten Bekasi dari mulai baleho hingga banner yang berada di sisi jalan Provinsi sudah dilakukan pencopotan.

Pantauan Triberita, para tim gabungan Pemda Kabupaten Bekasi sudah melakukan pencopotan banner caleg hingga calon presiden di Jalan Industri Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara pada Minggu (11/2/2024).

“Dalam rangka hari tenang menjelang Pemilu 2024, hasil kordinasi Bawaslu dengan Pemerintah Daerah pada hari ini, kami semua melakukan penurunan APK yang berada di semua Jalan-jalan provinsi,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya kepada Triberita.com

Di jalur provinsi ini, Surya menjelaskan, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Bappenda, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan hingga KPU dan Bawaslu turut menerjunkan satu unit mobil bronto skylift untuk mengeksekusi APK yang terpasang di papan reklame berukuran raksasa.

“Penertiban Alat Peraga Kampanye dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Kami beserta seluruh tim sudah berkoordinasi dengan Trantib yang ada di setiap kecamatan dan Linmas di desa untuk membantu dan melakukan penurunan atau membersihkan APK di hari tenang, hingga ke jalan lingkungan,” ungkapnya.

“Karena dari tanggal 11 Febuari sampai dengan 13 Februari ini kita sudah mulai memasuki Masa-masa Hari tenang. Jadi seluruh kegiatan kampanye dalam metode apapun sudah tidak boleh dilakukan oleh para peserta Pemilu,” tandasnya.

Facebook Comments
Baca Juga :  Si Jago Merah Lalap Rumah Huni di Pasar Setu Bekasi, Kerugian Ditaksir Capai 300 Juta