Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Jelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, jasa penukaran uang bermunculan di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Pantauan Triberita, Selasa (2/4/2024), di sepanjang Jalan Cikarang Kabupaten Bekasi, terlihat berjejer para penjual jasa penukaran uang receh. Mereka menawarkan uang receh bagi masyarakat baik yang ingin mudik ke kampung halaman ataupun hanya ingin sekedar berbagi-bagi rezeki dihari Lebaran.
Biasanya, sudah menjadi tradisi di hari lebaran, uang pecahan yang masih baru ini diperlukan untuk dibagikan kepada anak-anak yang meminta THR. Anak kecil biasanya merasa gembira menerima yang masih baru-baru tersebut.
Salah seorang pelaku jasa penukaran ini, Rodin, mengaku menjajakan uang receh karena melihat ramainya orang yang menyediakan jasa penukaran uang receh jelang lebaran ini.
“Saya lihat banyak orang yang kaya gini. Ya saya coba-coba saja. Lumayan ternyata untungnya,” kata Rodin kepada Triberita di jalan Raya Pasir Gombong, Cikarang Utara.
Menurut dia, bermodalkan uang sebesar Rp10 juta, dirinya menukarkan uang receh ke bank dalam pecahan Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5000 dan Rp2000 an. Uang pecahan tersebut dikemas dalam plastik masing-masing berjumlah Rp100 ribu.
“Jadi kalau orang tukar uang 100 ribu untuk pecahan berapapun, mereka harus membayar Rp 110 ribu,” kata dia.
Dalam satu hari, Rodin mengaku bisa meraup keuntungan hingga Rp 1 juta.
“Tergantung ramainya mas. Kalau ramai yang bisa mencapai Rp 1 juta untungnya. Tapi kalau sepi yang paling Rp 200 ribu,” tandas dia.
Rodin menambahkan, masyarakat tak perlu ragu dengan keaslian uang yang dijajakannya.
“Kita kan tukar di bank jadi sudah pasti uang asli,” terang dia.

















