Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Kedatangan bulan suci Ramadan pastinya disambut gembira oleh seluruh muslim di dunia. Begitu pun masyarakat Kabupaten Bekasi menyambut bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah ini dengan suka cita. Bahkan warga Bekasi mempunyai berbagai tradisi yang dilakukan untuk menyambut bulan penuh keberkahan ini.
Tradisi yang dilakukan oleh warga sudah menjadi tradisi dari turun menurun dari jaman nenenk moyang dahulu, salah satunya tradisi Nyorog.
Nyorog adalah istilah kata sebelum satu hari menjelang Ramadan, warga mengantarkan makanan dengan menggunakan rantang kepada sanak saudara atau keluarganya yang terdekat.
Kemudian ada juga tradisi yang dikenal dengan istilah Munggahan. Kata Munggahan adalah saatnya warga sibuk dengan mengolah daging serta berbagai masakan seperti membuat ketupat dan lain sebagainya. Sama dengan kata Nyorog, begitu masakan matang, warga pun berbagi dan mengantarkan makanan tersebut terhadap tetangga terdekat.
Tradisi lainnya dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi menjelang puasa selama sebulan, adalah bergotong-royong membersihkan maka, kemudian berziarah ke makam keluarga.
Trkait tradisi di pemakaman ini, salah satu petugas kebersihan pemakaman di kampung Sempu Darussalam RT 03/02 Dasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Anwar yang ditemui Triberita membenarkan tradisi tersebut.
” Ya memang benar, di sini sudah tradisi setiap setahun sekali warga sangat ramai dan disibukkan dengan menyambut dan menjelang Ramadhan,” kata Anwar kepada Triberita, Rabu (7/3/2024).
Anwar mengatakan, biasanya empat hari menjelang Ramadan, makam sudah ramai dengan warga untuk bersih-bersih.
“Selain sibuk belanja ke pasar, lalu masak-masak untuk tradisi Munggahan, warga juga berziarah ke makam saudara,” katanya

















